Konsep Rumah Sehat Ramah Lingkungan (eco-green housing)

SIAPA yang tidak ingin tinggal dirumah yang asri, indah, nyaman, dan aman? tentu semua orang pasti menginginkannya. Karena rumah bukan hanya sekedar tempat menumpang tidur belaka, tetapi rumah yang sehat akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental penghuninya. Seseorang dapat membangun sendiri rumah impiannya atau langsung mendatangi lokasi-lokasi proyek perumahan yang menawarkan banyak nuansa dan suasana. Para Pengembang pun sangat jeli membaca tren dan minat konsumen yang belakangan sangat menggemari rumah yang sehat dan ramah lingkungan. Tema yang diusung pun beragam seperti Kota Taman, Taman Golf, Kota Hijau, Taman Biologis, Kota Berwawasan Lingkungan atau eco-green houses, dan seterusnya. Semua itu hanya strategi pemasaran untuk menarik pembeli yang mudah sekali terpengaruh pada tren. Padahal tidak sedikit perumahan dengan tema lingkungan yang disertai gambar artistik komputer yang indah tidak seperti yang terbangun dilapangan, jadilah konsumen yang dikecewakan. Seandainya kita mau, kita dapat merencanakan sendiri rumah yang indah, asri, nyaman dan ramah lingkungan dengan tetap memegang prinsip hemat biaya. Lalu bagaimana merencanakan rumah yang sehat dan hemat? terdiri dari beberapa faktor seperti tersebut dibawah ini ; 1. Rumah direncanakan dengan pembagian ruang yang hemat 2. Optimalisasi bukaan untuk sirkulasi udara dan cahaya 3. Pemilihan bahan bangunan yang tepat 4. Penggunaan sumber-sumber energi alam seperti air hujan untuk ketersediaan air bersih 5. Pertimbangan kekuatan bangunan 6. Pertimbangan pemeliharaan dan perawatan (umur pakai) Pembagian ruangan yang tepat adalah dengan memperhatikan kebutuhan ruang dan aktifitas anggota keluarga. Jumlah kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, ruang ibadah, hingga tempat cuci dan jemuran harus diperhatikan ukuran dan luasnya agar tidak lebih atau bahkan kurang dari yang dibutuhkan. Ruang yang sehat juga mensyaratkan bukaan-bukaan dan penempatan yang tepat lubang angin dan jendela yang lebar sebagai sarana kelancaran sirkulasi udara segar dan sinar matahari sumber pencahayaan alami dalam ruang. Penempatan lubang angin dan jendela yang tidak tepat akan membuat ruangan terasa pengap dan gelap. Penataan yang tepat akan menghemat pemakaian listrik, seperti untuk kipas angin, pengkondisian udara atau lampu, terutama di siang hari. Pemasangan genteng kaca 1-2 buah di atas kamar mandi, kamar tidur, dan ruang keluarga akan cukup membantu pelolosan sinar matahari menerangi ruangan tersebut. Selain optimalisasi pemanfaatan sumber-sumber alam yakni cahaya dan udara, penghematan biaya listrik juga dapat dilakukan dengan penggunaan produk-produk hemat energi dan penempatan titik-titik peranti listrik yang tepat. Prioritas pemilihan dan penggunaan barang-barang elektronik sesuai kebutuhan pokok seluruh anggota keluarga akan mengurangi dampak polusi elektromagnet (elektrosmog) yang disebabkan oleh medan listrik dan atau medan mangnetik di dalam rumah yang kurang bagus bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang, seperti kelelahan, pusing, mual, keguguran, kanker, leukemia, dan alzheimer. Rumah sehat sederhana tidak selalu membutuhkan bahan mahal untuk tampil artistik. Dinding ekspos, baik berbahan bangunan batu bata, batu kali, maupun batako, mensyaratkan teknik pengerjaan yang hati-hati dan rapi, serta tidak perlu memplester seluruh dinding. Dinding cermin yang lebar dapat menambah kesan luas ruangan dengan pantulannya. Rumah terlihat sederhana, tapi hemat bahan. Pemilihan warna cat dinding rumah baik untuk ruang luar maupun ruang dalam akan menghadirkan suasana apa yang ingin diwujudkan. Warna-warna dingin seperti hijau dan biru akan membuat rumah dan seluruh ruangan terasa dingin dan lembut. Sebaliknya, penggunaan warna-warna panas seperti kuning dan merah akan menampilkan kesan rumah yang hangat dan ceria. Penggunaan gradasi warna-warna tersebut ke warna lebih muda sampai ke putih akan membuat rumah dan ruangan terasa lebih lembut dan hangat. Pemasangan keramik kelas K-2, K-3, atau teraso sekalipun jika dikerjakan secara hati-hati dan rapi tetap dapat menghasilkan lantai yang cantik. Selain warna putih yang lazim dipakai karena kenetralannya dan kesan bersih, warna abu-abu atau kuning gading seperti lantai teraso atau warna coklat tanah dapat pula digunakan. Untuk menyiasati kualitas keramik maupun teraso dalam pemasangan diberi nat lebar, sehingga ketidakpresisian bahan dapat disamarkan. Ubin keramik berglazur dapat membuat lantai terhindar dari bau dan kotoran yang menyerap, mudah pemeliharaan, sehingga lantai akan kelihatan selalu bersih dan sehat. Pemanfaatan ekspos bahan bangunan kayu yang dipelitur pada pintu, jendela, tangga, rangka kuda-kuda atap rumah akan memperkuat kesan alami. Apalagi dengan penempatan berbagai perabotan meja, kursi, dan lemari yang umumnya berbahan kayu pula, maka akan tercipta keharmonisan. Keterbatasan luas lahan rumah sederhana mensyaratkan efisiensi dan optimalisasi lahan dan fungsi-fungsi ruang. Meminimalisasi jumlah kamar mandi seoptimal mungkin sesuai kebutuhan penting dipertimbangkan karena kamar mandi merupakan bagian yang sarat utilitas dan membutuhkan pemeliharaan lebih dari bagian lainnya. Teras depan yang asri dapat difungsikan sebagai ruang tamu untuk tamu-tamu formal, bukan keluarga dekat dan tempat nongkrong teman-teman bagi penghuni yang memiliki anak remaja. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur menyatu tanpa penyekat akan membuat ruang terlihat lebih luas dan lega. Teras belakang yang asri dapat disatukan untuk kegiatan servis seperti dapur, ruang cuci dan jemur. Fungsi taman sebagai tempat masuknya udara dan cahaya ke dalam rumah. Sedangkan penyatuan alam lingkungan sekitar masuk ke dalam rumah dapat diwujudkan melalui penanaman pohon buah-buah di jalur hijau depan rumah dan taman depan, serta penataan pot-pot tanaman artistik berisikan tanaman apotek hidup atau sayur-sayuran di teras dan ruang dalam. Unsur air dalam kolam kecil tetap dapat dihadirkan dari tempayan atau gentong lengkap dengan ikan dan tanaman air seperti melati air, eceng gondok, papirus, atau teratai. Dan rumah sederhana yang indah, sehat, hemat, produktif dan ramah lingkungan dapat segera anda wujudkan. Didaerah perkotaan yang padat atau didataran tinggi yang gersang seringkali menghadapi masalah kekurangan air bersih. Jika air tanah sudah tidak dapat dipompa lagi atau kualitasnya tidak memenuhi syarat air bersih, alternatif yang dapat diambil yaitu air hujan atau lebih dikenal dengan istilah Rain Water Harvesting System. Sistem ini sudah banyak dipakai di negara-negara Eropa yang mempunyai keterbatasan supply air bersih dengan memanfaatkan air hujan dan menampungnya dibak yang cukup besar. Rain Water Harvesting System sangat hemat dan cocok sekali diterapkan didaerah yang curah hujan dan intensitas hujannya teratur. Pembahasan secara khusus mengenai Rain Water Harvesting System akan diteruskan pada judul berikutnya. Pertimbangan kekuatan bangunan dapat dilakukan dengan penggunaan besi yang baik dan cukup terhadap kebutuhan struktural bangunan, pengaturan dimensi kolom, balok, pelat lantai, balok latai, dan sloof, serta ikutan yang baik antar elemen struktur tersebut. Faktor struktural menjadi sangat penting dinegara kita karena sebagian wilayah indonesia dilalui oleh jalur gempa. Sebagian besar korban meninggal dari Gempa Yogya tahun 2006 dan Gempa Aceh tahun 2004 adalah karena gagalnya elemen struktur menahan getaran gempa yang kadang vertikal dan horisontal. Pertimbangan yang terakhir adalah umur pakai yang menyangkut perawatan dan pemeliharaan rumah. Seringkali rumah tampak indah, megah, dan asri diawal pembangunan namun beberapa tahun berikutnya sudah tampak layu, pudar, dan tidak terawat. Hal ini dikarenakan pemilihan material yang memiliki umur pakai dan ketahanan yang kurang baik atau karena kurangnya perawatan.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.